Sebelum mengunjungi toko emas Semarang untuk membeli perhiasan, ada baiknya Anda memahami arti kode yang tertera pada setiap produk. Kode tersebut bukan sekadar tanda produksi, melainkan informasi mengenai kadar emas, karakteristik logam, hingga nilai jual kembali perhiasan.
Dengan mengetahui makna setiap kode, Anda dapat membandingkan kualitas produk dan memilih perhiasan yang sesuai dengan kebutuhan maupun anggaran. Yuk, simak selengkapnya di sini!
Kode-Kode Penting di Toko Emas Semarang
Setiap kode pada perhiasan memiliki fungsi yang berbeda, mulai dari menunjukkan kadar emas hingga membantu proses penilaian saat buyback. Berikut beberapa kode yang perlu Anda pahami sebelum membeli perhiasan.
1. Kode Angka
Kode angka menunjukkan persentase kandungan emas dalam sebuah perhiasan. Beberapa kode yang umum dijumpai antara lain:
- Kode 999 (24 Karat): Menunjukkan kandungan emas murni sebesar 99,9%. Umumnya digunakan pada logam mulia karena sifatnya lebih lunak sehingga jarang diaplikasikan pada perhiasan dengan detail yang rumit.
- Kode 750 (18 Karat): Memiliki kandungan emas sebesar 75% dan menjadi salah satu standar yang banyak digunakan pada perhiasan karena menawarkan keseimbangan antara kilau dan daya tahan.
- Kode 700 (16-17 Karat): Dikenal sebagai emas tua dengan kualitas yang cukup stabil untuk penggunaan sehari-hari.
- Kode 585 (14 Karat): Mengandung 58,5% emas dan cukup sering dijumpai pada perhiasan dari luar negeri.
- Kode 375 (8-9 Karat): Memiliki kandungan emas lebih rendah dibandingkan logam campurannya sehingga biasanya ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau.
2. Kode Warna Emas
Warna perhiasan ditentukan oleh jenis logam campuran yang digunakan, bukan oleh kadar emasnya.
- Yellow Gold: Campuran emas dengan perak dan tembaga yang menghasilkan tampilan klasik.
- White Gold: Menggunakan campuran logam berwarna putih, seperti paladium atau perak, kemudian dilapisi rhodium agar tampil lebih cerah.
- Rose Gold: Memiliki kandungan tembaga lebih tinggi sehingga menghasilkan warna merah muda yang khas.
3. Kode untuk Daya Tahan
Kode emas juga memberikan gambaran mengenai karakteristik dan daya tahan perhiasan berdasarkan komposisi logamnya. Sehingga, Anda tidak akan bingung ketika datang ke toko emas Semarang.
- Emas Tua (Kode 700-750/17K-18K): Memiliki keseimbangan antara kandungan emas murni dan logam campuran sehingga tetap berkilau, tahan terhadap korosi, serta cukup kuat untuk digunakan sehari-hari.
- Emas Muda (Kode 300-420/6K-9K): Mengandung logam campuran lebih banyak dibandingkan emas murni. Perhiasan pada kadar ini cenderung lebih keras, tetapi lebih mudah mengalami oksidasi sehingga dapat terlihat kusam atau meninggalkan noda pada kulit jika sering terkena keringat maupun bahan kimia.
- Emas Murni (Kode 999/24K): Memiliki kandungan emas 99,9% sehingga nilainya tinggi, tetapi sifatnya sangat lunak. Oleh karena itu, emas 24 karat lebih mudah bengkok atau berubah bentuk sehingga lebih sering digunakan sebagai logam mulia daripada perhiasan dengan detail yang rumit.
The Palace Jeweler untuk Perhiasan Terbaik
Selain menghadirkan koleksi perhiasan yang lengkap, The Palace Jeweler juga memiliki lini Nusantara yang terinspirasi dari kekayaan budaya Indonesia. Setiap koleksi dirancang dengan filosofi yang berbeda sehingga tidak hanya menonjolkan keindahan desain, tetapi juga makna di balik setiap detailnya. Berikut beberapa koleksi yang dapat Anda temukan:
- Cincin Nusantara Nusa Cendana: Terinspirasi dari perhiasan Indonesia bagian barat dengan bentuk oval yang melambangkan harapan baru, kebahagiaan, dan siklus kehidupan.
- Anting Nusantara Tara Ranka: Mengangkat inspirasi perhiasan Indonesia timur dengan simbol kebijaksanaan, kekuatan, kebebasan jiwa, serta semangat dan keberhasilan.
Kunjungi toko emas Semarang The Palace Jeweler DP Mall untuk menemukan beragam koleksi perhiasan dengan desain elegan, pilihan yang lengkap, dan harga transparan sesuai kebutuhan Anda.
