Zero Enemies is Almost Impossible

Tidak mudak untuk sama sekali tidak punya musuh. Zero enemy? kayaknya almost impossible deh. Apalagi menjadi seorang pimpinan. Memiliki warga atau rakyat yang banyak. Masing-masing memiliki keinginan sendiri-sendiri. Pimpinan mengambil langkah A, kelompok B tidak setuju, pimpinan mengambil langkah B, kelompok C juga tidak setuju.

Lalu bagaimana seorang pimpinan harus bersikap? Ya menurut amanah yang diberikan kepadanya. Kalau seorang kepala negara, berarti pelaksanaan sesuai UU atau peraturan, kalau seorang ulama, sesuai dengan apa yang tertulis di Al Qur’an dan Hadist.

Mungkinkah Zero enemy? Sekarang kita coba tanya. Seorang ulama berdakwah di kampung untuk meninggalkan judi dan miras. Apakah semua orang akan setuju dan menyukainya? Tergantung, jika ada segelintir orang yang masih belum insyaf, maka ada kemungkinan ulama tersebut akan dianggap sok agamis dan sok suci.

Memang seorang pimpinan harus punya jiwa keikhlasan yang tinggi. Rela dicaci dan dimaki, di paido(bhs jawa=di cemooh), padahal dia merasa sudah berbuat yang terbaik. Bagaimana dengan anda?

note:  sekedar pendapat pribadi, tidak mengkritik atau mencela pimpinan manapun, karena memang tidak mudah jadi pimpinan

6 thoughts on “Zero Enemies is Almost Impossible

  1. yayats38

    Kritik tidak berarti musuh juga … namun ciri2 musuh seorang pemimpin adalah ketika pemimpin sudah melakukan perbaikan malah dicela. Yang jadi masalah adalah pemimpin yang hanya janji untuk melakukan perubahan tapi hanya sebatas janji, itu yang harus terus didorong untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Biar yang dipimpinnya juga ikut membaik :)
    Trims mas … Nice post :)

    Reply
    1. dwi budi Post author

      matur nuwun mas
      :mrgreen:
      Pemimpin yang hanya berjanji tinggal janji adalah contoh pemimpin yang tidak memegang amanah

      Reply
  2. Sangsaka

    Seperti itulah hidup berjalan…
    ada siang ada malam
    ada hitam ada putih
    ada panas ada dingin
    ada gula ada semut
    ada pro ada kontra

    tak peduli
    siang atau malamnya
    hitam atau putihnya
    panas atau dinginnya
    pro atau kontranya

    sing penting ikhlas toh mase ???

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>